Dalam Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H Masjid Jami’ Subulussalam Tebar Berkah

Wartajavaondo.com

SEMARANG – Sabtu, 27 Juni 2026 -Sebanyak 24 yatim piatu dan 21 Dhuafa penerima santunan dalam acara Penyerahan Santunan Anak Yatim-Piatu dan Dhuafa yang dilaksanakan Takmir Masjid Jami’ Subulussalam, Dusun Tempelsari, Desa Pringsari, Kec. Pringapus, Kab. Semarang, Sabtu 27/6 malam bertepatan 11 Muharram 1448 H.

Kegiatan rutin tahunan ini jadi wujud syukur sekaligus kepedulian jamaah di awal tahun Hijriyah.

Ketua Takmir Masjid Jami’ Subulussalam, Ustadz Imam, menyampaikan santunan bersumber dari infak jamaah,seluruh Warga Tempelsari dan Pringsari dari RT 04 sampai Dengan RT 28.

 

Rincian yang disalurkan:

1. Santunan uang tunai : Diberikan kepada 24 anak yatim-piatu dan 21 dhuafa

Total dana yang disalurkan Rp17.416.000.

 

Haru dan Doa Bersama

Acara dimulai dengan pembacaan Tahlil, dan doa bersama. Para anak yatim juga diberi nasehat agar giat belajar dan menjadi anak sholeh/sholehah.

Ini bukan seberapa besar nilainya, tapi wujud kita bahwa warga Tempelsari desa Pringsari tidak melupakan saudara yang membutuhkan. Semoga jadi berkah untuk semua,” ujar Ustadz Imam.

Salah satu penerima, mengaku terbantu. “Alhamdulillah, sangat meringankan. Buat beli perlengkapan sekolah,” tuturnya.

 

Komitmen Yayasan dan Takmir Subulussalam

Berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan program ini untuk setiap tahunnya, dengan Berharap untuk semua warga atau jama’ah masjid jami’ Subulussalam untuk berlomba-lomba dalam bersedekah,

Yayasan melalui Takmir Masjid mendata penerima secara transparan dan update tiap tahun. “Data kami ambil dari Pengajuan RT dan Jangan Sampai ada yang terlewatkan. Tujuannya agar tepat sasaran dan tidak ada yang terlewat,” jelas Ketua Yayasan, Bapak H.Wibowo.ST.,MM.

Dalam acara Santunan yatim piatu dan dhuafa ini juga dihadiri Kepala Desa Pringsari, Bapak Zaenal.

Dalam sambutannya, menghimbau untuk warga Pringsari tetep saling Peduli, saling menghormati supaya terwujud persatuan dan kerukunan. Dengan momen pemberian santunan ini merupakan contoh nyata bahwa sesama warga Pringsari ini tetap peduli, walaupun warganya dalam ujian dengan Air PDAM yang tidak nyala dalam 1 hari full, berharap tetap sabar dan semangat serta tetap selalu rukun, ujarnya.

Pengajian Santunan yatim-piatu ini juga disampaikan Tausiyah oleh Bopo Kyai Tukhoirum dan diiringi Hadroh Gerang Powel.

Dalam Tausiyahnya mengajak jamaah untuk Tahun Baru Hijriah ini lebih baik daripada tahun sebelumnya,terutama dalam segi ibadah, serta mengajak untuk lebih hati hati dalam mendidik putra putrinya dalam berpendidikan, jangan sampai salah mendaftarkan sekolah, harus utamakan pendidikan yang mengajarkan dalam tentang agama juga.sehingga ilmu dunia didapat juga ilmu agamanya,tegas Bopo Kyai Tukhoirum.

Sebelum acara ditutup Penyerahan santunan dilaksanakan oleh Kepala Desa Pringsari,Zaenal,Bopo Kyai Tukhoirum,Ketua yayasan,Bapak H. Wibowo,ST.,M.M.,ketua Takmir,ustadz Imam dibantu Nurjito Ketua RT.07 sekaligus Pengurus Takmir Masjid Jami’ Subulussalam.

Mewakili Ketakmiran Masjid Jami’ Subulussalam, dusun Tempelsari,Desa Pringsari,menyampaikan Terimakasih kepada Panitia, seluruh Warga Tempelsari dan Pringsari dan seluruh jamaah yang hadir, semoga santunan yatim-piatu dan dhuafa ini menjadi Keberkahan dan menjadi ladang Pahala bagi semua pemberi infaq, sumbangan maupun donatur, “Pungkas Ustadz Imam.

 

@juharmanik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *