Wujud Syukur Hasil Panen, Sedekah Bumi Jetak Wanger Blora Meriah dengan Hiburan Tayub

wartajavaindo.com 

BLORA – Warga masyarakat Dukuh Jetak, Desa Wanger, Kabupaten Blora kembali menggelar tradisi tahunan sedekah bumi atau yang akrab disebut gas deso. Acara ini berlangsung meriah dengan menyuguhkan hiburan kesenian tradisional Tayub Blora yang berhasil memikat antusiasme ratusan warga setempat.

Sejak pagi hari, warga dari berbagai RT di Dukuh Jetak mulai berbondong-bondong membawa hidangan tumpeng dan ambeng lengkap berisi sego berkat daun jati khas Blora. Berbagai hasil bumi juga turut dibawa ke lokasi pusat kegiatan sebagai lambang melimpahnya berkah pertanian selama satu tahun terakhir.

Kepala Dusun Suyono setempat menjelaskan bahwa esensi utama dari perayaan ritual ini adalah ruang refleksi untuk memanjatkan doa bersama. Selain memohon keselamatan, ritual ini juga ditujukan agar hasil pertanian warga pada musim tanam berikutnya dapat tumbuh subur dan membawa kemakmuran.

“Ini merupakan warisan leluhur yang wajib kita jaga bersama. Melalui sedekah bumi ini, seluruh warga bersatu dalam semangat gotong royong dan memanjatkan rasa syukur atas segala rezeki yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa,” jelasnya saat ditemui di sela-sela acara.

Prosesi puncak acara langsung diisi dengan pagelaran seni Tayub Blora setelah itu baru diadakan doa bersama saat tumpengan. Alunan musik gamelan jawa yang bertalu-talu mengiringi gemulai gerakan para penari tayub (ledhek) yang tampil anggun di atas panggung.

Kemeriahan semakin memuncak saat sejumlah tokoh masyarakat dan warga mulai naik ke panggung untuk ikut berjoget bersama atau nanggap tayub dengan penuh rasa kebersamaan.

Di tengah derasnya arus modernisasi saat ini, pelestarian budaya lokal di Jetak Wanger ini terbukti masih kokoh dan menjadi magnet hiburan yang mempererat tali silaturahmi antarwarga.

( Liswatin )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *