Tolak Bayari Sate, Ahmad Husein Diduga Dianiaya Orang Tak Dikenal Hingga Hidung Berdarah

wartajavaindo.com

PATI – Husein (30), Warga Desa Tanjungsekar Dukuh Ngobongan, Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati, diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal saat membeli sate kambing di wilayah Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi, Kamis 07/05/2026 dinihari sekitar pukul 02.30 WIB.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Pucakwangi Suwarno membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut. Saat ini pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku.

“Benar kami menerima laporan dugaan penganiayaan yang dialami korban berinisial AH usia 30 tahun, Desa Tanjungsekar Dukuh Ngobongan. Pelaku masih dalam penyelidikan,” ujar AKP Suwarno.

Peristiwa itu bermula saat korban hendak membeli sate kambing yang mangkal didepan rumah Bidan Triyani di Dukuh Soko, Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi.

Saat akan membayar, datang seorang pria yang tidak dikenal meminta korban membayari sate milik pelaku.

Korban kemudian menolak permintaan tersebut karena tidak mengenal pelaku. Diduga tersinggung dengan jawaban korban, pelaku langsung melakukan penganiayaan menggunakan tangan kosong.

“Pelaku beberapa kali menyikut bagian kepala korban, mencekik leher korban, serta memukul bagian hidung hingga mengalami pendarahan,” jelas AKP Suwarno.

Setelah kejadian, korban pulang kerumah dan memberi tahu Ibunya, SF (45), tentang penganiayaan yang dialaminya. Mengetahui kondisi anaknya mengalami luka dan hidung berdarah, saksi kemudian membawa korban berobat ke Puskesmas 2 Pucakwangi.

Selain SF, Polisi juga telah meminta keterangan dari seorang penjual sate yang berada dilokasi kejadian. Namun identitas penjual sate tersebut belum diketahui oleh pelapor.

“Kami sudah memeriksa pelapor dan para saksi, kemudian mendatangi lokasi kejadian serta berkoodinasi dengan Tim Resmob Polresta Pati untuk membantu proses penyelidikan,” kata AKP Suwarno.

Saat ini petugas masih melakukan pencarian terhadap pelaku berikut pendalaman terkait barang bukti dan kemungkinan adanya saksi tambahan di sekitar lokasi kejadian.

AKP Suwarno mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait pelaku agar segera melapor ke pihak Kepolisian maupun melalui layanan 110 agar segera ditindak lanjuti.

(Alipkaryono)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *