Wartajavaindo.com
JEPARA– Pemerintah Kabupaten Jepara memutus mata rantai kebocoran Pendapatan Asli Daerah dan praktik pungutan liar di sektor parkir. Komitmen itu ditandai dengan peluncuran resmi Sistem E-Parkir oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo, Senin (27/7/2026).
Peluncuran dipusatkan di Jalan Diponegoro, Kawasan Pecinan, Jepara. Hadir mendampingi Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar beserta jajaran OPD terkait.
Jalan Diponegoro menjadi pilot project. Sebanyak 18 titik parkir di sepanjang ruas jalan tersebut mulai hari ini wajib menggunakan transaksi digital non-tunai. Jika berjalan optimal, sistem ini akan diperluas ke titik strategis lain seperti Jalan Yos Sudarso dan pusat keramaian.
Bupati Witiarso menegaskan, penerapan e-Parkir adalah kewajiban hukum dan bagian dari reformasi birokrasi, bukan sekadar ikut tren digital.
“Hari ini kita kerja cerdas dan kerja sistem. E-Parkir bukan tren. Ini perintah undang-undang. Ini mandat reformasi birokrasi,” tegas Witiarso.
Ia menyoroti kelemahan sistem manual selama ini: pencatatan tidak akuntabel, rawan kebocoran, dan menjadi celah pungli.
“Era pengelolaan retribusi yang tidak terukur, tidak jelas setoran ke kas daerah, dan membuka ruang pungli, harus kita tutup sekarang juga,” ujarnya.
Melalui sistem digital non-tunai, seluruh pembayaran retribusi parkir akan terekam otomatis dan langsung masuk ke Kas Daerah tanpa perantara.
“Dengan sistem ini tidak ada lagi uang yang menguap di tengah jalan. Tidak ada lagi setoran titipan. Tidak ada lagi angka asal-asalan. Semua transparan, semua bisa diaudit, setiap rupiah masuk ke kas daerah secara real time,” jelas Witiarso.
Bupati juga memberi penekanan kepada seluruh juru parkir. Fungsi jukir tidak berhenti di menarik retribusi.
“Saya minta semua transaksi wajib non-tunai. Selain itu, jaga kerapian kendaraan, jaga keamanan, dan bantu kelancaran lalu lintas. Juru parkir adalah garda depan pelayanan publik,” pesannya.
Dengan diluncurkannya E-Parkir, Pemkab Jepara menargetkan 2 hal: pelayanan publik yang lebih modern dan optimalisasi PAD yang bebas dari kebocoran dan pungli.

Edi P/John







