PT BAK Buka Fakta Operasional Pelabuhan Sluke, Dukung Optimalisasi Logistik dan PAD Daerah

Wartajavaindo.com

REMBANG, 9 Juli 202 – PT Bangun Arta Kencana (PT BAK) memberikan klarifikasi atas pemberitaan terkait aktivitas operasional di Pelabuhan Rembang Terminal Sluke.

PT BAK menegaskan bahwa fasilitas screen (ayakan) dan conveyor di Dermaga 2 bukan merupakan fasilitas baru. Fasilitas tersebut telah berada dan digunakan di kawasan pelabuhan sejak sekitar tahun 2011 sebagai bagian dari fasilitas pendukung kegiatan kepelabuhanan yang menunjang bongkar muat, pengendalian mutu, dan efisiensi logistik.

Perusahaan juga menegaskan bahwa keberadaan Dermaga 2 dan Dermaga 3 bukan tanpa sepengetahuan pemerintah. Hal tersebut tercermin dalam Surat KUPP Kelas III Rembang Nomor UM.003/17/11/UPP/Rbg-2017 yang menyebut Pelabuhan Rembang Terminal Sluke terdiri atas Dermaga 1, Dermaga 2, dan Dermaga 3 yang dapat digunakan untuk kegiatan sandar kapal dan bongkar muat.

Semenjak tahun 2016 pemerintah juga telah mengarahkan agar kegiatan operasional pelabuhan tetap berjalan selama proses penyelesaian konsesi dilakukan sesuai ketentuan. Proses tersebut terus berlanjut sebagaimana tercermin dalam surat KUPP tahun 2020 mengenai reviu studi konsesi serta pembahasan Forkompimda tahun 2025 mengenai optimalisasi pemanfaatan tambatan untuk mengurangi antrean kapal.

Manager Operasional PT BAK, Togar Sitorus, menyatakan perusahaan menghormati seluruh proses administrasi yang berjalan dan terus berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Kami berkomitmen memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku serta mendukung tata kelola kepelabuhanan yang baik, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat serta dunia usaha,” ujar Togar.

PT BAK juga berharap seluruh pelaku usaha di kawasan pelabuhan mendapatkan perlakuan yang sama di hadapan hukum serta memenuhi kewajiban perizinan, PNBP, pajak, dan kewajiban administratif lainnya sesuai peraturan yang berlaku.

“Prinsip kesetaraan hukum harus berlaku bagi semua pihak. Penegakan aturan yang adil akan menciptakan iklim usaha yang sehat dan memberikan kepastian bagi dunia usaha,” tegasnya.

PT BAK tetap membuka diri terhadap komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah, regulator, masyarakat, serta media masa.

PT BAK menegaskan akan terus mendukung optimalisasi Pelabuhan Rembang Terminal Sluke sebagai infrastruktur logistik strategis yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan PAD, serta memberikan kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Kami berharap setiap pemberitaan tetap mengedepankan prinsip akurasi, verifikasi, dan keberimbangan, serta tidak menarik kesimpulan hukum sebelum adanya penetapan dari instansi yang berwenang.(shs//juharmanik)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *