Dari Surabaya untuk Jepara: Satu Poin Penuh Perjuangan Laskar Kalinyamat

Wartajavaindo.com

*JEPARA* – Jateng

Semangat itu tetap menyala. Di tengah rintik hujan yang mengguyur Alun-Alun I Jepara, Jumat (30/10/2026) malam, ratusan warga tetap berdiri, bersorak, dan setia menatap videotron. Mereka menonton bareng perjuangan Laskar Kalinyamat yang sedang menantang Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, dalam lanjutan pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027.

Sejak menit awal, Persijap tampil berani. Tidak gentar bermain di kandang lawan. Vasko Kalezic, Yuran, dan Yaya Sogodogo silih berganti mengancam gawang tuan rumah. Meski digagalkan kiper Persebaya, Reza Arya, keberanian itu menunjukkan satu hal: Persijap datang bukan untuk bertahan, tapi untuk bertarung.

Perjuangan itu terbayar di babak kedua. Menit ke-55, kolaborasi apik terjadi. Umpan cut back cerdas dari Yaya Sogodogo disambut penyelesaian berkelas Vasko Kalezic. Bola sempat menghantam mistar, lalu bersarang. Gol! Persijap unggul 1-0. Sebuah gol yang lahir dari proses, dari kerja tim, dari determinasi.

Di bawah mistar, Sendri Johansah tampil sebagai tembok terakhir yang kokoh. Penyelamatan krusialnya di menit ke-89 adalah bukti ketenangan dan fokus luar biasa. Meski Persebaya akhirnya menyamakan kedudukan lewat sundulan Risto Mitrevski di menit 90+2, dan sempat mencetak gol kedua yang kemudian dianulir VAR karena pelanggaran terhadap Sendri, semangat pantang menyerah Persijap tetap terjaga hingga peluit akhir.

Ini bukan sekadar angka di papan klasemen. Ini adalah modal mental. Ini adalah bukti bahwa Laskar Kalinyamat mampu bersaing, mampu mencetak gol di kandang tim besar, dan mampu bertahan dengan disiplin hingga detik terakhir.

Terima kasih untuk Vasko, Yaya, Sendri, dan seluruh pemain yang telah berjuang dengan sepenuh hati. Terima kasih untuk pelatih dan official yang terus membangun tim ini hari demi hari.

Perjalanan masih panjang. Satu poin hari ini adalah pijakan untuk poin-poin berikutnya. Tetap tegakkan kepala, Laskar Kalinyamat. Jepara ada di belakangmu. Kami percaya proses ini, kami bangga dengan perjuanganmu.

 

Edi P/John

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar