Wartajavaindo.com
*JEPARA* – Jateng
Pemerintah Kabupaten Jepara menunjukkan komitmen tegas dalam menekan peredaran rokok ilegal. Bersama Bea Cukai Kudus, TNI, dan Polri, tim gabungan menggelar Operasi Pemberantasan (Opsar) Rokok Ilegal di wilayah Kecamatan Karimunjawa, Jumat (30/10/2026).
Operasi lintas sektoral ini melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Jepara, Bea Cukai Kudus, TNI, Polri, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Jepara, serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jepara.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Sekretaris Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Sapan, bersama Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP dan Damkar Jepara, Muhaimin.
Guna mengoptimalkan jangkauan pengawasan, tim dibagi menjadi dua kelompok kerja. Tim I difokuskan pada penyisiran di kawasan ibu kota Kecamatan Karimunjawa, sementara Tim II melakukan pemeriksaan intensif di wilayah Desa Kemojan.
Sasaran utama operasi adalah tempat usaha masyarakat, khususnya toko retail dan kios sembako yang dinilai berpotensi menjadi jalur distribusi rokok ilegal.
Tidak hanya melakukan pemeriksaan, petugas juga mengedepankan pendekatan persuasif melalui sosialisasi dan edukasi langsung kepada para pemilik usaha terkait ketentuan peredaran rokok yang sah sesuai peraturan perundang-undangan di bidang cukai.
Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh di dua wilayah tersebut, petugas tidak menemukan adanya peredaran rokok ilegal. Hasil operasi dinyatakan nihil pelanggaran.
Meski demikian, kegiatan ini menegaskan bahwa operasi pemberantasan rokok ilegal merupakan agenda berkelanjutan pemerintah. Tujuannya bukan sekadar penindakan, melainkan untuk membangun kesadaran kolektif, meningkatkan kepatuhan hukum, serta menciptakan iklim usaha yang tertib dan legal.
Pemerintah Kabupaten Jepara bersama seluruh instansi terkait akan terus memperkuat sinergi pengawasan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya strategis untuk melindungi konsumen, menjaga persaingan usaha yang sehat, dan mendukung optimalisasi penerimaan negara dari sektor cukai.
Edi P/John







