JEPARA, 6/3/2026, Wartajavaindo.com
Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) mengambil langkah penting untuk meningkatkan transparansi dan kualitas program MBG. Setiap paket makanan MBG kini diwajibkan dilengkapi label yang memuat rincian harga dan kandungan gizi. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa masyarakat dapat memahami apa yang mereka terima dan memastikan bahwa makanan yang disajikan memenuhi standar gizi yang diperlukan.
Dengan adanya label ini, masyarakat dapat mengetahui secara jelas apa saja yang terkandung dalam paket makanan MBG, termasuk jenis makanan, jumlah kalori, dan kandungan gizi lainnya. Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil, mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan mereka.
Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, menekankan bahwa transparansi adalah kunci untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, Satgas MBG meminta seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mitra penyedia makanan untuk segera menerapkan kebijakan ini. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat mempercayai program MBG dan mendapatkan manfaat yang maksimal dari program ini,” ujarnya.
Penerapan label pada paket MBG diharapkan dapat meningkatkan keterbukaan informasi dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan pemenuhan gizi. Dengan demikian, program MBG dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Selain itu, langkah ini juga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi dan kesehatan.
Satgas MBG menargetkan penerapan label pada paket MBG sudah berjalan mulai Senin mendatang. Oleh karena itu, seluruh SPPG dan mitra penyedia makanan diminta untuk segera mempersiapkan diri dan menerapkan kebijakan ini. Dengan kerja sama dan komitmen bersama, program MBG dapat menjadi lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Jepara.
Edi P








