Oleh : Deddy Eko Sri Purnomo Siswoko
Wartajavaindo.com
Sragen, Minggu 31 Mei 2026.Disetiap tahunnya pada tanggal 01 Juni seluruh warga masyarakat Indonesia memperingati hari kelahiran pancasila.Mirisnya walau setiap tahun di peringati tetapi masih banyak para pemimpin di negeri ini, maupun masyarakat yang tidak tahu makna sesungguhnya apa itu pancasila.
Sebagai landasan bernegara, Pancasila menuntut setiap kebijakan dan tindakan pemerintah berakar pada prinsip musyawarah, keadilan, dan kemanusiaan.
Momen Hari Lahir Pancasila adalah saat yang tepat bagi warga untuk mengingatkan pemerintah agar menjadikan nilai-nilai luhur tersebut sebagai panduan utama dalam melayani masyarakat, bukan sekadar sebagai alat politik dan alat memperkaya diri.
Keteladanan Moral Pemimpin Negara (Sila Ketiga dan Kedua)
Retorika persatuan dan kemanusiaan sering hanya sebatas slogan. Kebijakan yang dibuat pemerintah terkadang masih memicu polarisasi di tengah masyarakat.
Penegakan Hukum dan Etika Birokrasi (Sila Keempat)
Maraknya kasus korupsi, kolusi, dan manipulasi di berbagai lembaga negara menjadi bukti bahwa moralitas elite politik masih jauh dari ideal.
Evaluasi Penegakan Keadilan Sosial (Sila Kelima)
Kebijakan ekonomi dan pembangunan seringkali dinilai masih timpang dan memprioritaskan kelompok tertentu, sehingga belum mewujudkan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Maka disinilah peran para pemuda harapan Bangsa yang idealis dengan ide-ide yang membangun demi terciptanya negara yang adil dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia.







