JEPARA, 8 Maret 2026 – Wartajavaindo.com
Gedung Wanita Jepara menjadi saksi pagelaran Jepara International Furniture Buyer Week (JIF-BuyWe) 2026, yang diikuti 45 peserta pameran dan dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Jepara. Acara ini bertujuan mempertemukan para pelaku industri dengan buyer secara langsung, memperkuat posisi furnitur Jepara di pasar global.
Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna, menekankan peran strategis pemerintah daerah dalam menjaga dan memperkuat ekosistem industri furnitur Jepara. “Industri furnitur dan ukir Jepara bukan hanya komoditas ekonomi, tetapi juga warisan budaya, identitas daerah, sekaligus sumber penghidupan bagi masyarakat,” ujarnya. JIF-BuyWe 2026 menjadi ruang penting untuk mempertemukan para pelaku industri dengan buyer, memperluas pasar, dan memperkuat posisi furnitur Jepara di pasar global.
Pemerintah daerah terus berupaya memperkuat ekosistem industri melalui program penguatan pelaku usaha, peningkatan kapasitas UMKM, dan pengembangan sentra industri. Kolaborasi berbagai pihak, termasuk Konsorsium Jepara Gerak, pemerintah provinsi, lembaga keuangan, asosiasi industri, dan pelaku usaha, menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan industri furnitur Jepara.
Agus Sutisna juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan JIF-BuyWe 2026. “Jepara sudah lama dikenal sebagai Kota Ukir. Tantangan kita sekarang adalah memastikan reputasi itu terus terjaga, sekaligus menjadikannya kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. Dengan demikian, Jepara terus menatap pasar dunia sebagai salah satu pusat industri furnitur Indonesia yang memiliki reputasi internasional.
Edi P








