Wartajavaindo.com
Blora – Dika, Kepala Desa Sumberejo, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, menjadi pusat perhatian karena gaya hidupnya yang sederhana meskipun telah menjabat sebagai kepala desa selama tiga periode.
Pria berusia 75 tahun yang dikenal dengan disapaan akrab Mbah Dikan ini tinggal di sebuah rumah sederhana yang belum mengalami perubahan berarti selama ia menjabat sebagai kepala desa.
Lantai rumahnya hanya terbuat dari plesteran semen biasa, dilengkapi dengan Musholla kecil di depannya. Alat transportasi yang dimilikinya hanyalah sebuah motor yang merupakan inventaris desa
Alip Karyono awak media Wartajavaindo.com pun mengungkapkan kekagumannya saat mengunjungi rumah Mbah Dikan pada Senen 25/05/2026, saat ada acara Sedekah Bumi di Desanya.
“Saya banyak belajar dari sosok beliau. Selain kesederhanaannya, kesabaran dan religiustas beliau menjadi panutan bagi kita semua”, terang Alip.
Sementara itu Mbah Dikan yang sebelumnya juga seorang petani mengaku, motivasinya untuk menjadi kepala desa bukan karena gila kekuasaan, jabatan, harta ataupun kehormatan.
“Saya masih semangat memimpin masyarakat Desa Sumberejo bilamana mereka menghendaki saya untuk memimpin. Desa ini terpencil ditengah hutan. Batas sebelah utara yaitu Desa Ngiyono, sebelah barat Desa Bogem. Dan saya ingin merubah nasib masyarakat menjadi lebih sejahtera,” Ujarnya.
Dalam menjalankan tugasnya, Dikan menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam penyaluran bantuan.
Ia mengatakan jika seringkali ada masyarakat yang secara ekonomi berkecukupan tetapi ingin mendapatkan bantuan.
“Yang sulit itu ketika orang yang sebenarnya mampu masih ingin mendapatkan bantuan. Saya harus memastikan bahwa hanya mereka yang benar- benar membutuhkan yang menerima bantuan,” celetuk nya disela-sela saat wawancaranya.
Dikan juga menceritakan perjalanan kariernya sebagai kepala desa, termasuk kegagalannya dalam mencalonkan diri pada dua kesempatan sebelumnya.
“Sebelumnya saya pernah gagal mencalonkan diri karena berbagai ujian dan izin. Sekarang izin lebih mudah, sehingga saya bisa terpilih tanpa harus mengeluarkan banyak persyaratan,” katanya.
Kusaini, salah satu Warga Desa Sumberejo, menyatakan kekagumannya terhadap Mbah Dikan. Menurutnya, Kepala desa tersebut merupakan sosok yang baik dan peduli terhadap rakyat.
“Mbah Dikan adalah orang yang baik dan peduli dengan rakyat. Dia selalu mengedepankan mereka yang kesusahan. Walaupun rumahnya sederhana, namun hatinya sangat lembut”, Ujar Kusairi dan Sujatno selaku panita Sedekah bumi (Senen 25/05/2026 yang sedang mengadakan pertunjukan Kethoprak Margo Utomo dari Kota Rembang itu.
Saat ini bah Dikan berharap Infrastruktur jalan menuju desanya dapat segera diperbaiki untuk mendukung perekonomian lokal dan meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.
(AK)








