Wartajavaindo com
JEPARA – Jateng
Tidak semua desa mendapat kehormatan ini. Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, kini berdiri sebagai satu-satunya wakil Provinsi Jawa Tengah dalam Lomba Desa Tingkat Nasional 2026.
Untuk membuktikan kelayakannya, tim penilai dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) turun langsung melakukan klarifikasi lapangan di Balai Desa Tegalsambi, Senin (2/11/2026).
Kehadiran tim pusat ini bukan sekadar kunjungan formal. Ini adalah tahapan penentu, setelah Tegalsambi berhasil menyisihkan ratusan desa lain dan meraih Juara I Lomba Desa Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026.
Dalam klarifikasi tersebut, tim Kemendagri tidak hanya memeriksa kelengkapan administrasi. Mereka menelusuri lebih dalam: bagaimana tata kelola pemerintahan berjalan, bagaimana pelayanan publik dirasakan warga, bagaimana ekonomi desa tumbuh, ketahanan pangan terjaga, lingkungan dikelola, hingga potensi unggulan desa dikembangkan.
Tim penilai, M. Rahayuningsih, Analis Kebijakan Ahli Madya, bersama Betty Stevera Masihin, Perencana Ahli Pratama, menyampaikan apresiasi atas capaian Tegalsambi.
“Keikutsertaan Desa Tegalsambi di tingkat nasional adalah bentuk apresiasi atas capaian perkembangan desa. Kami tidak hanya melihat administrasi, tetapi juga inovasi, kualitas pelayanan publik, partisipasi masyarakat, dan sejauh mana program pembangunan benar-benar bermanfaat bagi warga,” tutur M. Rahayuningsih.
Tegalsambi memang bukan desa biasa. Di balik namanya, tersimpan ekosistem pembangunan yang lengkap:
UMKM yang hidup, BUMDes Tegal Makmur yang produktif, digitalisasi pelayanan yang memudahkan warga, hingga pelestarian budaya yang tetap dijaga.
Deretan prestasinya pun berbicara sendiri:
Juara I Lomba Desa Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026
Juara III Gelar Desa Wisata Jawa Tengah 2024
Predikat Desa Digital Kabupaten Jepara 2024
Desa Rintisan Antikorupsi, salah satu dari 20 desa percontohan di Jepara sejak 2023
Potensi unggulannya pun begitu kaya: tradisi sakral Perang Obor, keindahan bahari Pantai Tegalsambi, wisata edukasi mengukir dan membatik, kuliner ikan bakar yang melegenda, hingga inovasi peternakan kelinci dan produksi pupuk cair Biosaka.
Petinggi Desa Tegalsambi, H. Agus Santoso, menegaskan bahwa semua capaian ini lahir dari kebersamaan. Perangkat desa, BPD, TP PKK, LPMD, Karang Taruna, kader kesehatan, kelompok tani, pelaku UMKM, hingga tokoh masyarakat, bergerak dalam satu irama.
“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, agar Desa Tegalsambi dapat memberikan hasil terbaik dan membawa nama harum Kabupaten Jepara serta Provinsi Jawa Tengah di tingkat nasional,” ucapnya dengan penuh harap.
Hal senada disampaikan Kepala Dinsospermades Jepara, Muh Ali. Menurutnya, melajunya Tegalsambi ke tingkat nasional adalah cerminan dari komitmen Bupati Jepara, Witiarso Utomo, untuk memperkuat pembangunan dari desa.
“Lomba desa bukan sekadar kegiatan administratif. Ini adalah potret kemajuan desa, dan menjadi bahan bagi kita untuk menentukan langkah pembinaan berikutnya. Tegalsambi adalah bukti bahwa pembinaan itu berhasil diterapkan,” jelasnya.
Kini, seluruh mata tertuju pada Tegalsambi. Sebuah desa di pesisir Jepara yang membuktikan bahwa dengan tata kelola yang bersih, inovasi yang hidup, dan masyarakat yang bersatu, sebuah desa mampu berdiri sejajar di panggung nasional.
Edi P/John







