Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Jaga Wonogiri Tetap Kondusif

WONOGIRI – WARTA JAVAINDO, Pemerintah Kabupaten Wonogiri bersama jajaran TNI dan Polri bersinergi mengantisipasi potensi gejolak sosial pasca-peristiwa yang terjadi di beberapa wilayah Tanah Air. Langkah ini diambil untuk memastikan Kabupaten Wonogiri tetap aman dan kondusif.
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, dalam pernyataannya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Ia mengimbau agar warga mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dan pos-pos ronda sebagai langkah antisipasi.(30/8/2025)
“Kami sampaikan rasa keprihatinan atas peristiwa yang terjadi di beberapa wilayah Tanah Air. Mari kita saling menjaga keamanan di wilayah masing-masing, dengan harapan kondisi di Tanah Air segera membaik,” ujar Bupati Setyo.
Dukungan penuh datang dari jajaran TNI dan Polri. Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, menekankan pentingnya sinergi. “Kunci keberhasilan dalam tugas kita bersama harus kompak dan bersinergi. Kita sudah 90% berlatih, dan jangan lupa kita tetap berdoa untuk kondusifitas keamanan Kabupaten Wonogiri,” tegasnya.
Sementara itu, Dandim 0728 Wonogiri, Letkol Inf Edi Ristriyono, menggarisbawahi perlunya deteksi dini dan edukasi. “Diharapkan keluarga dari TNI, Polri, dan seluruh yang hadir malam hari ini diberi imbauan, mengingat yang digerakkan untuk demo adalah dari kalangan anak-anak. Peran orang tua sangatlah penting,” jelas Dandim.
Letkol Edi juga memerintahkan anggota TNI-Polri untuk memberikan edukasi secara masif kepada keluarga dan masyarakat sebagai langkah pencegahan dini. Ia menambahkan, “Lakukan deteksi dini jangan sampai ada kejadian kerusuhan dan pembakaran aset negara, untuk selalu menciptakan situasi yang aman dan kondusif.”
Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan partisipasi aktif masyarakat diharapkan dapat menjaga Wonogiri tetap menjadi wilayah yang damai dan stabil.
_No2t_
ir5ea4