Wartajavaindo.com
JEPARA, Kamis 27 Agustus 2026. – Ternak kambing merupakan salah satu ternak yang populer dikalangan masyarakat dan umum di Kabupaten Jepara, khususnya di Desa Dudakawu, Kecamatan Kembang.Ternak kambing selain membantu meningkatkan pendapatan masyarakat petani, juga membantu para petani dalam mengolah lahan pertanian dari pupuk organik yang terbuat dari kotoran kambing.
Namun demikian harga jual ternak kambing akhir-akhir ini semakin mengalami penurunan. Ada beberapa hal yang menyebabkan harga ternak kambing menurun diantaranya banyaknya produksi kambing dalam satu desa, penjualan kambing masih bersifat lokal.
Arifin Sukawi atau biasa di panggil kaji Kawi selaku bendahara komunitas ternak kambing dudakawu dan Ahmad Fauzi selaku ketua panitia rencananya besuk (Jumat, 28 Agustus 2026) akan mengadakan kumpul bareng dan silaturahmi antar peternak kambing Se-desa Dudakawu bertempat di halaman rumah Arifin Sukawi( Kaji Kawi)
Acara besuk akan dimulai pukul 12:00 WIB atau sehabis Dzuhur dan juga akan mendatangkan narasumber dari dinas peternakan kabupaten Jepara, dan pembagian obat serta vitamin untuk di bagikan kepada peternak yang hadir dalam acara tersebut.
“Kami berharap besuk ada ilmu yang bermanfaat untuk para peternak, agar ada peningkatan pendapatan dari warga masyarakat Dudakawu dengan cara ternak kambing”.kata Ahmad Fauzi
“Semoga dengan adanya komunitas ini, menjadi ajang silaturahmi dan tukar pikiran untuk meningkatkan harga jual kambing”.kata Kaji Kawi panggilan akrabnya
Dan juga agar kambing dari Dudakawu dikenal masyarakat luas, agar penjualannya bisa menembus pasar nasional maupun internasional lanjut Kaji Kawi sambil terkekeh penuh harap.
Harapannya dari Pemerintah Desa serta pusat, dapat membuka keran jalur penjualan ke tingkat nasional agar komunitas ternak kambing Dudakawu tersebut dapat berjalan terus sehingga mampu menambah pendapatan bagi masyarakat banyak selain dari hasil jagung dan kopi.
(Dodik)








