DEMAK, WARTAJAVAINDO.COM – Debit air yang terus meningkat di daerah aliran sungai Tuntang yang memberikan dampak pada anak sungai didaerah sekitar Desa Kalikondang, para masyarakat cemas karena saat ini padi dalam masa berkembang biak karena telah melewati masa tanam untuk beberapa minggu kemarin.
Volume air yang terus menunjukkan karakterisriknya selama beberapa hari terakhir diguyur hujan. Pemerintah Desa Kalikondang, Demak mengambil langkah tegas dan akurat untuk siaga.
Dipimpin langsung oleh Kepala Desanya, Asif Barchiya, Minggu (13/12/2020) bersama masyarakat dan para tokoh masyarakat, diadakan pembersihan aliran sungai yang tersumbat oleh suburnya tumbuhan enceng gondok yang memenuhi aliran sungai.
Disampaikan dalam rapat terbatas dengan jajaran Perangkat Desa, BPD, LKMD yang diteruskan kepada RW dan RT untuk segera membentuk tim insidental kebersihan beberapa anak sungai irigasi pertanian yang dirasa tersumbat oleh suburnya enceng gondok dan sampah lainnya.
Disampaikan Kepala Desa Kalikondang , Asif Barchiya di sela-sela kegiatannya bahwa daerah aliran sungai/DAS harus lancar agar debit air bisa segera terurai dengan baik. kegiatan ini diikuti oleh elemen pemerintahan desa dan masyarakat.
“Ini masalah penting karena daerah aliran sungai (DAS) harus lancar, agar debit air bisa segera terurai dengan baik. Wilayah Kami yang terdampak volume air di Dukuh Barus RW 06 ke Dukuh Prigi RW 05.”tutur Kades Kalikondang.
“Kegiatan ini diikuti oleh elemen pemerintahan desa dan masyarakat. saya berharap agar air segera surut dan masyarakat bisa berpartisipasi untuk penanggulangan kebersihan air secara maksimal, supaya pertanian bisa berkembang baik dan panen raya nantinya melimpah ruah.” tandas Asif Barchiya.
Pewarta : Waftah