Cuan Berbulu Dari Dudakawu Siap ke Kota

Wartajavaindo.com

Jepara, Jumat 28 Agustus 2026.Berbagai cara terus dilakukan oleh komunitas peternak kambing Dudakawu untuk membangun peternakan kambing yang lebih maju. Salah satunya dengan menggelar acara kumpul bareng dan silaturahmi yang digelar di Desa Dudakawu, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, pada Jumat (28/8/2026), tepatnya di depan rumah Kaji Kawi.

Tidak hanya sekadar kumpul bareng (Kopdar), kegiatan ini juga mempertemukan para peternak dari seluruh Desa Dudakawu untuk mempererat silaturahmi. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang bertukar pengalaman mengenai peningkatan kualitas ternak, manajemen pemeliharaan, hingga strategi pemasaran.

Acara tersebut menghadirkan dua (2) narasumber, yakni Sudarmono alumni DKPP dan sekaligus mantri hewan serta Mbah Wawan panggilan akrabnya sebagai pemilik Sakauw Farm yang beralamat di Desa Cepogo, Kembang, Jepara.

Beliau berdua membagikan pengalaman serta pengetahuan praktis untuk mendorong peternak bisa menangani penyakit kambing seperti kembung, gatal, sakit mata, scabies secara mandiri dan semakin profesional dalam ternak kambing agar hasilnya bisa berdaya saing tinggi di kancah “perwedusan” nasional.

“Daya tahan tubuh kambing itu beda dengan sapi, kambing tidak makan dua hari disuntik malah drop.Kebersihan kandang juga jadi kunci utama, harus ada sirkulasi udaranya”.Kata Sudarmono alumni DKPP dan mantri hewan

Sudarmono juga mengingatkan pentingnya karantina kambing yang sakit jangan di jadikan satu dengan kambing sehat.

“Breeding Contes, Breeding kambing jenis, sayangi wedusmu seperti menyayangi keluargamu, di bikin happy aja ternak kambing itu”.kata Mbah Wawan pemilik Sakauw Farm

Ahmad Fauzi ketua panitia kegiatan mengatakan kegiatan seperti ini bisa berbagi ilmu dan pengalaman, serta ajang silaturahmi.

Sementara itu, Kaji Kawi selaku penggagas komunitas peternak kambing Dudakawu berharap agar para peternak tidak kecil hati dan tetap semangat, walau saat ini harga kambing terjun bebas tetapi beliau yakin harga kambing akan kembali stabil.

Keberhasilan tersebut didukung oleh kekompakan kelompok/komunitas, peningkatan kualitas bibit melalui persilangan (crossing), manajemen pemeliharaan yang baik, serta kerja sama dengan berbagai pihak. Menurutnya, peternak perlu terus meningkatkan kualitas genetik ternak agar menghasilkan anakan yang lebih besar dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

 

Sementara itu, Carik Desa Dudakawu Beny Adam Yudha dalam sambutannya sangat apresiasi sekali dengan kegiatan ini, dan mohon maaf pemdes Dudakawu belum bisa kasih suport secara penuh, tetapi beliau berupaya dan berusaha kegiatan ini akan terus ada dan di agenda berikutnya akan mengupayakan pengobatan gratis, bazar serta kontes kambing.

Sesi diskusi berlangsung interaktif. Salah seorang peserta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap pemerintah, khususnya Dinas Peternakan, pemdes Dudakawu dan pihak terkait untuk terus menghadirkan program yang mampu meningkatkan daya saing peternak, terutama dalam aspek kesehatan kambing serta pemasaran kambing. (Dodik)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *